Tuesday, October 20, 2009

Lokasi Perbelanjaan di Madinah dan Jeddah


Masjid Nabawi

Denah beberapa Hotel dan Area belanja di Madinah

Disela-sela pelaksanaan haji, JCH biasanya menyempatkan diri untuk berbelanja oleh-oleh. Tentunya sejumlah catatan yang dititipkan keluarga, family dan rekan dekat menjadi tujuan perburuan oleh-oleh di tanah suci. Tempat-tempat perbelanjaan yang dipenuhi jamaah dari berbagai negara menjadi pemandangan yang biasa pada setiap kesempatan dari waktu subuh sampai malam hari ba'da Isya, tempat-tempat ini penuh dipadati pengunjung. Di tanah suci, jamaah dapat mengunjungi pusat perbelanjaan yang ada di Mekah, Madinah dan Jeddah. Dengan adanya renovasi area masjidil haram di Mekkah, tentunya belanja di sana menjadi kurang menarik karena pertimbangan angkutan yang sulit. Pemondokan ring -I bisa mencapai 1500 m, bisa dibayangkan jika akan berbelanja dan membawanya ke penginapan. Madinah, menjadi tujuan belanja oleh-oleh, disamping pilihan barangnya banyak, jarak toko ke hotel dekat dan pelayan tokonya juga tidak sekasar kalau kita belanja di Mekkah. Belanja memang perlu disesuaikan dengan budget yang ada, kalau saya sih..belanja dari Living Cost yang 1500 riyals aja sudah cukup. Jika Anda memiliki cadangan devisa yang cukup, tentunya pilihan tempat belanja bukan menjadi halangan. Karena Anda bisa memilih di Mall dan pertokoan yang disediakan di bawah hotel tempat menginap. Namun bagi Anda yang uangnya pas-pasan seperti saya, jangan berkecil hati karena akan saya tunjukkan dimana tempat yang bisa Anda kunjungi dan barang-barang yang akan Anda dapatkan tidak kalah kualitasnya dengan yang dijual di Mall.
Pedagang Asongan dan Kaki lima

Pertimbangkan juga barang yang dibeli nantinya memang bermanfaat bagi orang yang kita kasih, karena tidak jarang oleh-oleh haji yang dibagikan akan jadi mubazir saja ketika sudah sampai ketangan sipenerima. Contohnya tasbih, peci haji sering sehabis beberapa hari sudah tidak dipakai lagi, hal ini terjadi karena kualitas barang yang kita beli kurang bagus atau mungkin di Indonesia sendiri barang-barang ini sudah banyak dijual. Oleh-oleh yang biasa dibeli oleh jamaah kita seperti : perhiasan, sajadah, tasbih, peci haji, baju gamis, baju Abaya untuk perempuan, kurma, pacar/pewarna kuku, dan yang tidak boleh lupa adalah air zamzam. Kalau mau beli peci carilah yang buatan Turkey atau Pakistan yang hand made, karena Bapak-bapak pasti menyukainya dibanding peci haji yang banyak dijual di tanah air. Kemudian kalau tasbih, beli yang dari bahan Kokka, sejenis kayu dari coklat. Tasbih Kokka atau Cincin dari kayu kokka ini produksi Mesir, kayunya harum bahkan semakin digosok akan mengkilat dan tambah harum. Harganya kalau yang asli agak mahalan, tasbih biasanya sekitar 15 riyals, bandingkan kalau tasbih biasa harganya cuma 1/2 riyal per buahnya atau yang bagusan 1 lusin ditempat grosir sekitar 10 Riyals. Tempat belanja saya batasi di Madinah dan Jeddah aja ya, karena di Mekkah sudah ngga update lagi berhubung pasar seng dan sekitarnya sudah dibongkar habis.


Di Madinah

1. Perhiasan :

Salah satu Toko Mas

Ketika saya survey beberapa lokasi saya membeli perhiasan di dekat pemakaman Baqi, lumayan ada selisih harga. Hunting harga dapat Anda lakukan di toko perhiasan yang banyak berjejer di belakang masjid Nabawi (di bawah-bawah hotel Taiba, etc), sehingga Anda bisa dapat acuan per gram nya berapa dan kalau bisa Anda juga sudah punya referensi harga emas di Indonesia, hal ini penting untuk bisa menawar harga secara wajar, karena disana terkadang buka harganya tinggi banget. Saya hanya membeli mainan kalung untuk isteri dan anak-anak perempuan saya, mainan kalung ini saya pilih yang berbentuk miniatur ka'bah dan kubah masjid Nabawi. Alasannya sederhana, bentuknya bagus, khas karena tidak ada dijual di tanah air dan harganya sesuai kantong karena hanya beberapa gram.

2. Sajadah dan Karpet/Ambal

Pilihan jenis sajadah dan karpet

Toko yang menurutku lumayan lengkap dan harganya juga standar. Sajadah disini tersedia dari berbagai product : Belgia, Turkey, Saudi Arabia, dll. Saya memilih sajadah buatan belgia karena kualitasnya bagus, lebih tebal harganya juga masih terjangkau, kalau made in Saudi kurang bagus. Tokonya kalau tidak salah ada di bawah hotel Dar Al iman atau Taiba (lihat lokasinya di denah gambar atas), seingat saya hanya ada satu toko besar yang menjual segala macam jenis sajadah di area itu. Saya membeli beberapa sajadah khusus untuk orang tua dan mertua, dimana saya mencari yang kualitasnya di atas rata-rata. Tipe sajadah ini tidak pernah saya lihat atau belum pernah nemuin dijual di Indonesia (mungkin kalau kota besar seperti Jakarta atau Surabaya ada) . Harga sajadah yang saya beli berkisar 60 Rls ~ 70 Rls.

Tugu Perjuangan sebelum diganti dengan Jam Gadang
Tugu Jam



3. Kebutuhan lainnya (baju gamis,baju Abaya, Uqal, Sorban, peci haji, tasbih, dll). Anda bisa jalan kaki dari masjid Nabawi keluar lewat gerbang pintu An-Nisa (pintu bagi jamaah perempuan atau bagian Utara masjid Nabawi), lalu menuju area monumen (ada tugu perjuangan dibelakang masjid dimana JCH sering berphoto atau tempat janjian JCH untuk bertemu, tetapi saat ini tugu perjuangan diganti oleh pemerintah Arab Saudi dengan tugu Jam).


Masjid Kecil dalam perjalanan menuju tempat grosir belanja


Nah dari area patung ini terus aja menuju ke arah hotel Hilton (melalui jalan King Fahd), nanti akan ketemu masjid kecil disebelah kiri jalan, teus aja jalan sampai ketemu perempatan jalan dengan trafic light/lampu merah. (nyeberang jalan terlihat ada hotel rawdah, lihat area ini di gbr.denah di atas). Dari sini pusat perbelanjaan sudah mulai terlihat, dan Anda sudah bisa mulai mencari barang-barang yang diinginkan.Tetapi jika menginginkan barang-barang dengan harga grosir, Anda harus menelusuri kebagian belakangnya, disana pusat kulakan dan banyak ragam barang yang bisa Anda cari dan harganya grosir (tetapi belinya minimal 1/2 lusin lho).

Salah satu toko karpet di Madinah


4. Pasar Kurma. Penjelasannya bisa dibaca di sini

Di Jeddah


Toko Ali Murah di Jeddah

Bagi yang suka Parfum, jangan diragukan lagi Jeddahlah surga untuk belanja Parfum, yang paling komplit dan murah dari beberapa sumber katanya beli di Toko Ali Murah & Amir Perfumes, bahkan pemilik toko bisa menjamin bahwa parfum2 dari Jakarta dibeli disini oleh para pramugari kita.


Berbagai jenis parfum

Anda dapat memilih berbagai jenis parfum dengan nama-nama terkenal seperti: Bulgari, Gucci, Eternity, Channel, Kenzo, Guess, dll sesuai dengan selera Anda. Kalau saya beli parfum yang ngga pakai merk terkenal tersebut, tetapi minyak wangi biasa aja seperti : Malaikat Subuh, Hajar Aswad, 1000 bunga, Kesturi (tetapi yang kesturi kurang suka). Belinya di Hilton didepan pintu King Fahd masjidil haram di Mekkah (3 botol kecil boleh 3 jenis parfum harganya 25 Rls dan dikasih gratisan 1 botol yg lebih kecil). Pavorit parfum saya adalah yang Hajar Aswad, parfum hajar aswad sering dipakai untuk membuat wangi kiswah ka'bah dan batu hajar aswad, makanya kalau kita mencium hajar aswad akan tercium aroma harum. Cuma kalau parfum hajar aswad yang asli harganya mahal, waktu itu pernah membelikan titipan teman sekitar 240 Rls.


Sabun Madu di Jeddah

Terus yang ngga boleh ketinggalan beli sabun madu. Nah..sabun ini banyak digandrungi oleh ibu-ibu, bahkan katanya kerabat yang sudah dikasih oleh-oleh sabun ini bakalan nanyain lagi kalau-kalau masih ada sisa. Sabun ini, lembut dikulit muka dan mungkin berkhasiat untuk mengencangkan kulit juga ?.Biasanya kalau ada kerabat yang berangkat umrah, kaum hawa suka nitip si sabun ini.Sabun ini sebenarnya made ini Germany dan yang asli direkomendasikan hanya di toko Ali Murah ini aja, soalnya ada yang pernah beli di Madinah ternyata Palsu, masak sih ada yang palsu he he.Toko Ali Murahnya letaknya disamping Mall Balad-Jeddah, untuk kesana bisa pakai Taksi, udah pada tahu letak toko ini.

1 comment:

nino Nur'madi said...

gmn kalu anda bisa bergabung follow di blogspot saya..

karena kita sama2 menyukai arsitektur islam dan muslim...


silahkan anda lihat klik dibawah ini..

klik 2X