Sunday, October 25, 2009

Perlengkapan Yang Perlu Dibawa ke Mina, Muzdalifah dan Arafah

Tas Tenteng Haji

Chek list perlengkapan yang perlu Anda persiapkan dari tanah air sudah saya postingkan, dan mudah-mudahan ulasannya bisa dipahami. Kali ini saya akan memberikan tips akan persiapan apa saja yang perlu Anda ketahui untuk perjalanan ritual haji pada tanggal 8 Dzulhijah ( Hari Tarwiyah) menuju Mina, tanggal 9 Dzulhijah setelah matahari terbit ke Arafah untuk pelaksanaan wukuf dari ba'da Dzuhur sampai matahari tenggelam dan kemudian bergerak ke Muzdalifah untuk mabit sejenak di Muzdalifah. Setelah mabit di Muzdalifah, Anda akan bergerak menuju Mina untuk bermalam lagi dari tanggal 10,11,12,13 Dzulhijah.
Ketika di tanah suci, banyak JCH yang merasa bingung sebenarnya apa saja yang perlu dipersiapkan untuk perjalanan haji seperti di atas. Kebingungan ini cukup beralasan karena sebagian besar JCH kita adalah jamaah usia lanjut, kemudian mereka juga tidak terlalu memahami akan kegiatan apa saja nanti yang akan ditemui hal ini sebagai dampak dari tidak mandirinya JCH kita dimana mereka selalu mengandalkan pembimbing khususnya yang ikut KBIH.


Hal-hal yang perlu Anda persiapkan antara lain :

I. Perlengkapan yang perlu dibawa dalam Tas tenteng haji Laki-laki

  • Kain ihram (untuk laki-laki cukup 1 lembar aja, tidak usah 1 stel). Kain ini hanya untuk jaga-jaga kalau kain ihram yang dipakai kotor terkena najis, disamping itu kain 1 lembar ini bisa digunakan untuk selimut ketika di Mina atau Muzdalifah. Kalau saya tidak bawa kain ihram yang tebal, saya membawa kain sarung berwarna putih yang sudah saya lepas jahitannya menjadi selembar kain, jadi kalau ada masalah terhadap kain ihram saya, tinggal pakai kain ini untuk bagian atasnya, inipun dipakai ketika sholat atau mau tawaf Ifadah. Tetapi saya antisipasi jangan sampai terjadi kain ihram saya kena najis ketika berada di toilet, saya memasukkannya ke dalam kantong plastik ketika berada di toilet.
  • Pakaian dalam (celana) 4 bh
  • Baju kaos kantong doraemon. 3 lbr
  • Baju Koko. 2 lbr
  • Kaos kaki tebal. 1 pasang
  • Sepatu Khuf. 1 pasang
  • Celana panjang 2 bh
  • Celana panjang biasa untuk tidur ( bisa bentuk trainingpack untuk olah raga itu atau bisa juga celana katun putih) yang membuat Anda nyaman. 2 bh
  • Kain sarung 1 bh
  • Peci Haji 1 bh
  • Jaket/Baju jas seragam warna telur asin. 1bh
  • Sajadah, cukup yang tipis (belinya di tanah suci aja sekalian buat oleh-oleh). 1 bh
  • Plastik/alas tidur. Saya membuat sendiri alas tidur plastik ini dengan membeli bahan di toko plastik, saya cari bahan yang mirip bahan jas hujan yang biasa dipakai oleh pengendara sepeda motor tatkala hujan. Kalau Anda beli tikar, cukup merepotkan bawanya, sedangkan kalau buat sendiri dari bahan di atas sangat mudah dilipat dan ringan. Disamping itu bisa digunakan untuk wukuf jika Anda mau wukuf diluar tenda. Cukup bawa 1 lbr seukuran alas tidur Anda aja.
  • Bantal tiup (kalau saya pas di pesawat Garuda, awak kabin ada yang jual jadi beli di atas waktu keberangkatan ke tanah suci, harganya sekitar 25 ribu waktu itu). 1 bh
  • Perlengkapan mandi yang dimasukkan kedalam tas kecil (sikat gigi, odol, sabun mandi cair lebih baik daripada sabun biasa karena kalau yang biasa kurang praktis tetapi ini digunakan ketika Anda sudah bebas dari ihram atau setelah melontar jumrah Aqobah, siwak : diperlukan untuk pengganti odol saat Anda dalam keadaan ihram, sampho). 1 set
  • Sabun cuci piring dalam bentuk cair yang bisa Anda tempatkan dalam botol kecil (bisa Anda manfaatkan bekas botol samphoo yang biasa didapat kalau kita menginap di hotel). dan alat pencucinya / sabut cuci piring. 1 botol kecil.
  • Detergen: beli yang kemasan ekonomis biasaya seperti merk Rinso, Attack ada yang jual kemasan kecil. cukup 1 bungkus yang bisa digunakan untuk cuci pakaian dalam, kalau pakaian luar ngga' usah dicuci di ArMMina (Arafa, Mina, Muzdalifah) karena susah untuk mencari tempat menjemur pakaiannya. 1 sachet
  • Al Qur'an kecil, 1 bh
  • Buku do'a atau manasik Anda.

Pisau serbaguna (Victorinox)
  • Pisau yang bisa dimanfaatkan untuk mengupas buah-buahan, kalau ada yang model pisau McGyver sejenis pisau Victorinox yang isinya ada pisau, obeng lengkap. 1 bh

  • Gunting kecil untuk tahalul, 1 bh

  • Obat-obatan, termasuk vitamin, sunblock, handbody (kalau saya pakai white diamonds yg multi fungsi bisa untuk pelembab, lipgloss dan anti pecah-pecah di kaki).

  • Perlengkapan makan : piring 2 bh, mangkok 1bh, cangkir 2bh, sendok. Carilah yang berbahan seperti stainless steel (beli yang murah aja seperti merk 555 karena mudah ditumpuk sehingga menghemat tempat)

  • Heater (pemanas kopi berbentuk spiral), untuk buat kopi dan masak mie instanta. Karena di sana air panasnya yang dari keran hanya 70 derajat celcius. 1 bh yang 600 watt.

  • Tempat stop kontak listrik di tenda Mina

  • Kabel listrik pemanjang, karena kontak listrik adanya di atas tiang tenda jadi perlu ditarik lebih panjang ke bawah. 1 bh

  • Peralatan dokumentasi Anda (camera+charger, handycam+ charger). Sifatnya optional, boleh ada boleh tidak tergantung Anda. Pulpen, buku tulis kecil/notes.

  • Kantong plastik / keresek besar, yang bisa Anda pakai untuk menempatkan kain ihram ketika berada di dalam tolite sehingga bisa mengantisipasi kalau terjatuh ke lantai tidak terkena najis, karena toilet di sana cantolan/gantungan bajunya suka bermasalah. 2 lembar yang besar.

  • Kantong plastik kecil, untuk membungkus sesuatu ketika dibutuhkan misalnya makanan dll. 10 bh

  • Payung kecil. 1 bh

  • Senter kecil. 1 bh

  • Sandal jepit. 1 bh

  • Masker/tutup hidung. 3 bh

  • Kaca mata hitam. 1 bh

  • Pisau cukur jika Anda mau tahalul dengan menggundul rambut bersama-sama jamaah lain, karena saling memangkas dengan sesama jamaah merupakan pengalaman tersendiri bagi jamaah pria. Tetapi kalau mau ke barber, disana banyak tersedia cuma biayanya bisanya melonjak tinggi. 1 bh

  • Tali Rafia. beli yang kecil ( 1000 rupiah), disana bermanfaat untuk buat jemuran darurat disamping tenda atau mengikat tenda agar hembusan angin tidak mengganggu tidur Anda. Maklum tenda di Mina biasanya tabir-tabirnya tidak diikat untukitu Anda harus mengusahakan sendiri mengikat bagian-bagian yang sekiranya angin malam akan menerpa bagian tidur Anda. 1 bh

II. Perlengkapan yang perlu dibawa dalam Tas tenteng haji perempuan

Pada intinya sama saja dengan perlengkapan yang dibawa pria, cuma untuk beberapa hal ada sedikit perbedaan, antara lain :

  • Kain ihram bisa sebagai pakaian sholat. 1 stel
  • Pantyliner, pembalut wanita.
  • Pakaian dalam wanita.
  • Sarung tangan ihram, yang terbuka telapak tangannya. 1 pasang
  • Kain sarung basahan untuk mandi. 1 bh

III. Logistik (L/P)

  • Bawalah selalu makanan kecil yang bisa membantu Anda menghadapi situasi yang tidak bisa diprediksi karena tidak ada jaminan jatah makanan akan selalu tepat waktu bahkan bisa saja seperti yang kami alami pada saat perjalanan haji tahun 2006 dimana hampir 3 hari jamaah haji Indonesia tidak mendapat jatah makan dari yang dijanjikan, dan musibah ini baru pertama kali terjadi sepanjang penyelenggaraan haji Indonesia. Alhamdulillah karena saya selalu prepare logistik, maka hal kondisi seperti ini bisa tertolong melalui logistik sendiri. Anda bisa prepare biskuit, coklat, roti, mie instant, buah-buahan.
  • Gula, kopi, susu kotak instant, Jahe bubuk instant secukupnya untuk cadangan aja,karena di Arafah dan Mina sudah dibagi paket-paket ini termasuk mie instant mentah.Jahe sangat membantu untuk menghangatkan tubuh dikala udara dingin di Mina begitu menusuk tubuh Anda.
  • Sambal dan kecap dalam bentuk sachet, mungkin dibutuhkan untuk menambah selera makan selama perjalanan ini. Siapa tahu menu yang Anda dapatkan rasanya kurang membuat Anda bernafsu untuk menyantap.
  • Kalau Anda mengambil Tanazul, maka logistik merupakan hal yang terpenting. Anda bergerak pagi hari di tanggal 8 Dzulhijah, dan perlu prepare untuk makan siang serta malam hari sewaktu di Mina, dan pagi hari Anda bisa buat mie instant, telor rebus, minuman hangat.
  • Sebaiknya ketika selesai wukuf di Arafah, Anda bisa buat mie instant goreng yang bisa dibawa untuk bekal di Muzdalifah. Di Muzdalifah,kita ditempatkan dialam terbuka yang dinginnya minta ampun deh,dan tidak ada yang jual makanan. Memang jamaah dikasih jatah makan nasi militer (sejak tahun 2008) bisanya dalam kemiliteran logistik ini dinamakan T2, tetapi kalau tidak dihangatkan maka nasinya keras banget.

Perhatian !!!

Koper besar yang Anda tinggalkan di makhtab sebaiknya dikunci. Begitu juga dengan tas jinjing yang Anda bawa dalam perjalanan Mina, Arafah dan Muzdalifah ini, setiap ditinggalkan Anda gembok/kunci untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Thursday, October 22, 2009

Memahami Sholat Qasar, Jama' Qasar

Bagi yang akan menunaikan ibadah haji tentunya sudah tahu tentang cara mendirikan sholat-shalat fardhu sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW. Tetapi apakah Anda yakin sudah mengetahui tentang pelaksanaan sholat Qasar atau jama' qasar ?. Jika Anda yang biasa berpergian (musafir), maka pertanyaan ini mudah Anda jawab, karena Anda sering mempraktekkannya. tidak demikian dengan Anda yang baru pertama kali menjalani perjalanan jauh (musafir) seperti perjalanan ibadah haji ini. Ok..bisa jadi Anda sudah memahami semua itu, tetapi tidak ada salahnya kita refresh kembali dimana tidak rugi jika ingatan kita kita segarkan kembali.


SHOLAT QASAR
Qasar artinya memendekkan sholat yang empat rakaat menjadi dua rakaat. Sholat yang boleh dipendekkan adalah sholat Dhuhur, Ashar dan Isya’ .


Contoh niat sholat qasar (Sholat Dhuhur) :

Sengaja aku sholat fardhu Dhuhur dua rakaat qasar karena Allah taala.

SHOLAT JAMA'
Jama' artinya menghimpun dua sholat ke dalam satu sholat. Sholat yang boleh di jama' adalah sholat Dhuhur dengan Ashar dan Maghrib dan Isya'. Jama' terbahagi kepada 2 bagian yaitu :
1. Jama' Takdim :

contoh Sholat Dhuhur dijama' dengan Ashar yang dilaksanakan pada waktu Dhuhur, lalu Sholat Magrib dengan Isya' yang dilaksanakan pada waktu Magrib. Jumlah rakaat untuk setiap sholat dikerjakan 4 rakaat, 4 rakaat.

Syarat Jama' Takdim :
a) Mendahulukan shalat yang lebih awal dari kedua shalat—yang akan dijama’ taqdim—seperti : zhuhur dan maghrib karena waktu tersebut adalah waktunya sedangkan shalat yang kedua mengikutinya dan yang mengikuti tidaklah mendahului yang diikuti. Seandainya seseorang shalat ashar sebelum zhuhur atau isya sebelum maghrib maka shalat zhuhurnya tidaklah sah dalam shalat yang menjama’ zhuhur dan ashar serta tidak pula sah shalat isyanya dalam shalat yang menjama’ maghrib dan isya. Diwajibkan baginya untuk mengulangi shalat itu setelah shalat yang pertama apabila dia menginginkan jama’.
b) Berniat jama’ dan saat yang paling tepat untuk itu adalah pada permulaan shalat pertama. Dibolehkan pula berniat disaat shalat pertama berlangsung hingga salam
c) Tidak menyelangi antara dua shalat itu, yaitu tidak ada selang waktu (jeda) yang lama diantara kedua shalat itu. Adapun jika selang waktunya sebentar maka tidak mengapa … Jika selang waktunya lama diantara kedua shalat itu maka jama’ tersebut batal, apakah orang itu memisahkannya dengan tidur, lupa, kesibukan atau lainnya. Dan yang menjadi patokan selang waktu itu lama atau sebentar adalah kebiasaan setempat sebagaimana umumnya suatu perkara yang tidak ada ketentuannya dalam terminologi syariah atau etimologi…. Sebagian ulama Hambali dan Syafi’i menentukan ukuran selang waktu yang sebentar dengan ukuran iqomat lalu para ulama Hambali menambahkan seukuran berwudhu.
d) Tetap dalam keadaan bersafar saat mengawali shalat pertama hingga selesai darinya dan mengawali shalat ke dua. Jika dia berniat menetap disaat shalat pertama atau dia tiba di negerinya sementara dirinya masih melaksanakan shalat petama atau menjadi orang yang mukim diantara kedua shalat itu maka terputus jama’nya dikarenakan hilang sebab yang membolehkan jama’ itu dan diharuskan baginya untuk mengakhirkan shalat yang kedua.

2. Jama' Takhir
Contohnya Sholat Dhuhur dijama' dengan Ashar dan dikerjakan pada Waktu Ashar. Kemudian sholat Magrib dilakukan pada Waktu Isya'.

Syarat Jamak Takhir :
a) Niat : disyaratkan bagi sahnya jama’ takhir adalah berniat menjama’ sebelum berlalunya waktu shalat pertama… Dan jika dia mengakhirkannya tanpa berniat jama’ maka ia berdosa dan shalat itu menjadi qodho dikarenakan telah kehilangan waktunya untuk melakukannya atau berniat untuknya.
Para ulama madzhab Safi’i menetapkan persyaratan lainya terhadap jama’ takhir yaitu tetap dalam keadaan safar hingga selesai kedua shalat. Jika dia menetap sebelum selesai melaksanakan kedua shalat itu maka shalat yang pertama menjadi qadha.
Adapun para ulama Hambali mensyaratkan keberlangsungan safar hingga masuk waktu shalat kedua. Tidaklah mengapa baginya jika selesai safar sebelum melaksanakan kedua shalat itu dan setelah masuk waktu shalat kedua. (al Mausu’ah al Fiqhiyah juz II hal 5443 – 5444)
b) Dilaksanakan secara berurutan
Jama’ takhir adalah mengakhirkan pelaksanaan shalat pertama di waktu shalat kedua dan dianjurkan baginya untuk melaksanakan kedua shalat tersebut dengan berurutan, yaitu : shalat zhuhur sebelum ashar di waktu ashar atau shalat maghrib sebelum isya di waktu isya, inilah yang lebih utama.
Diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Muslim dari Anas bin Malik berkata, Dahulu Rasulullah saw jika melakukan safar (perjalanan) sebelum matahari miring, maka beliau mengakhirkan shalat zhuhur hingga waktu ashar, kemudian singgah dan beliau jamak antara keduanya. Namun jika melakukan perjalanan dan matahari telah miring, beliau lakukan shalat zhuhur terlebih dahulu kemudian beliau naik kendarannya.
Namun demikian berurutan didalam melaksanakan shalat jama’ takhir adalah sunnah bukan menjadi persyaratan karena waktu melaksanakan jama’ takhir itu adalah miliki shalat yang kedua sehingga dibolehkan bagi seorang yang melaksanakan jama’ takhir melaksanakan shalat kedua lalu yang pertama, seperti : ashar sebelum zhuhur atau isya sebelum maghrib. Hal itu berbeda dengan jama’ taqdim yang disyaratkan untuk mendahulukan shalat pertama sebelum yang kedua, sebagaimana disebutkan diatas.

Syarat-syarat sah Sholat Qasar :



1. Musafirnya tidak bertujuan maksiat.
2. Perjalanannya melebihi 3 farsakh (= 1 farsakh ~ 3 mil atau kira-kira 6 Km) ada yang mengatakan 78 km.
Salah satu dalil yang menjadi alasan/hujjah ketentuan jarak yang ditempuh dalam perjalanan untuk melaksanakan Sholat Musafir adalah minimal 4 barid (sekitar 77.520 m atau ± 78 Km) atau sejauh Mekkah ke Usfan :
Dari Ibnu Abbas, Rasulullah berkata : "Jangan kamu meng-qashar sholat dalam perjalanan kurang dari 4 barid, yaitu dari Mekkah hingga Usfan" (Ad-daraquthni dengan isnad dla'if)
Hadits diatas mempunyai cacat karena dalam penyampaiannya ada musnad (orang yang menyampaikan hadits ini) yaitu Abdul Wahad bin Mujahid yang dituduh pendusta/tukang karang hadits (dalam kitab Nail Authar juz III).
Sedangkan Hadits yang menjadi alasan/hujjah untuk ketentuan jarak tempuh dengan batas minimal 3 mil adalah :
Syau'bah dari Yayah bin Yazid Hannafi, memberitakan "Saya bertanya kepada Anas bin Malik mengenai sholat Qashar, maka Anas menjawab: Rasullullah SAW bila bepergian sejauh 3 mil atau 3 farsakh, maka Rasulullah SAW sholat dua raka'at (HSR. Ahmad dan Muslim)
Kata-kata 3 mil atau farsah diatas tidak jelas karena perawi (Syau'bah) tidak jelas/ragu-ragu meriwayatkannya, antara mil atau farsakh. Padahal 1 farsakh = 3 mil atau 3 farsakh = 9 mil. Kekaburan ini diperjelas dengan berita (dari Abu Sa'id Al-Khudri) sebagai berikut:

Ia memberitakan Rasulullah SAW bila bepergian sejauh satu farsakh, maka mengqashar sholat menjadi dua raka'at (diberitakan oleh Said bin Mansur dan Al-Hafidz, yang menyebutkannya dalam Kitab At-Talkhis dan ia mendiamkan hadits ini sebagai tanda pengakuannya).
Sedangkan kekaburan antara mil atau farsakh, itu dapat dijelaskan dengan hadits yang diberitakan Abu Said Al-Khudri
Mil yang dipakai dalam penerapan Hadits ini bukan mil yang dipakai adalah mil hasyimi yaitu 1 (satu) mil sama dengan 1847 meter. Jadi kesimpulan dari pendapat Abu Said Al-Khuduri adalah 1 farsakh = 3 mil atau 5541 meter (kira-kira 6 km). Mengenai perjalanan itu baik itu jalan kaki, dengan kuda atau naik pesawat sekalipun tidak menjadi pertimbangan/ketentuan, dengan dasar bahwa baik Hadits Shohih ataupun yang Dla'if hanya menerangkan masalah jarak tempuh saja.

3. Diniatkan qasar sholat di dalam hati
4. Tidak boleh mengikut imam/menjadi makmum kepada yang sedang sholat sempurna (Tammam)
5. Mengetahui sholat qasar itu menjadi harus baginya
6. Mengetahui tempat yang hendak dituju, jika perjalan haji tentu ada tujuannya
7. Tidak boleh qada qasar sholat yang ditinggalkan semasa di tempat kediamannya tetapi sholat yang ditinggalkan semasa dalam musafir boleh di qada'
8. Masih berada dalam musafir hingga selesai sholatnya

Contoh Niat Jama' Taqdim dan Qasar untuk sholat dhuhur dan asyar :

Sengaja aku sholat fardhu Dhuhur dua rakaat qasar serta jama' dengan Asyar karena Allah Taala

HAL-HAL YANG BERKENAAN DENGAN JAMA' DAN QASAR
Apabila seseorang itu bermusafir lebih dari dua marhalah maka ia harus melakukan sholat qasar dan jama' sekali. Artinya ia boleh menjama' di antara dua sholat dan mengqasar sekali. Tetapi boleh menjama' dua sholat fardhu tanpa qasar ( kalau dhuhur dan asar, maka dilakukan 4 rakaat dhuhur lalu iqamah kerjakan lagi 4 rakaat asar) atau menjama' dua sholat fardhu dan qasar (dilakukan 2 rakaat setelah iqamah 2 rakaat).
Mengerjakannya dengan satu kali adzan dan diiringi iqamat. Selepas memberi salam, maka iqamat sekali lagi tanpa menangguhkan (kecuali mengambil wudhu) dan berniat pula seperti berikut :
Sengaja aku sholat fardhu Asar dua rakaat qasar karena Allah Taala
Sholat Maghrib dan Isya'
Sengaja aku sholat fardhu Magrib tiga rakaat serta di jama' dengan Isya' karena Allah Taala
Sholat maghrib tidak boleh diqasarkan. Cara melaksanakan jamak taqdim maghrib - isya' sama dengan niat jama' taqdim Dzuhur-Asar. setelah memberi salam kemudian bangun dan iqamat dan berniat : Sengaja aku sholat fardhu Isya' dua rakaat qasar karena Allah ta'ala

Niat Jama' Takhir dan Qasar
Contoh Sholat Dhuhur dan Asar
Sengaja aku sholat fardhu Dhuhur dua rakaat qasar serta jama' dengan Asar karena Allah Taala

Setelah memberi salam, maka iqamat sekali lagi dan berniat semula seperti berikut :

Sengaja aku sholat fardhu Asar dua rakaat qasar karena Allah ta'ala

Contoh Sholat Maghrib dan Isya'


Sengaja aku sholat fardhu maghrib tiga rakaat dijama'kan dengan isya' karena Allah ta'ala.Setelah memberi salam, maka iqamat sekali lagi dan berniat semula seperti berikut :


Sengaja aku sholat fardhu Isya' dua rakaat qasar karena Allah ta'ala

Tuesday, October 20, 2009

Lokasi Perbelanjaan di Madinah dan Jeddah


Masjid Nabawi

Denah beberapa Hotel dan Area belanja di Madinah

Disela-sela pelaksanaan haji, JCH biasanya menyempatkan diri untuk berbelanja oleh-oleh. Tentunya sejumlah catatan yang dititipkan keluarga, family dan rekan dekat menjadi tujuan perburuan oleh-oleh di tanah suci. Tempat-tempat perbelanjaan yang dipenuhi jamaah dari berbagai negara menjadi pemandangan yang biasa pada setiap kesempatan dari waktu subuh sampai malam hari ba'da Isya, tempat-tempat ini penuh dipadati pengunjung. Di tanah suci, jamaah dapat mengunjungi pusat perbelanjaan yang ada di Mekah, Madinah dan Jeddah. Dengan adanya renovasi area masjidil haram di Mekkah, tentunya belanja di sana menjadi kurang menarik karena pertimbangan angkutan yang sulit. Pemondokan ring -I bisa mencapai 1500 m, bisa dibayangkan jika akan berbelanja dan membawanya ke penginapan. Madinah, menjadi tujuan belanja oleh-oleh, disamping pilihan barangnya banyak, jarak toko ke hotel dekat dan pelayan tokonya juga tidak sekasar kalau kita belanja di Mekkah. Belanja memang perlu disesuaikan dengan budget yang ada, kalau saya sih..belanja dari Living Cost yang 1500 riyals aja sudah cukup. Jika Anda memiliki cadangan devisa yang cukup, tentunya pilihan tempat belanja bukan menjadi halangan. Karena Anda bisa memilih di Mall dan pertokoan yang disediakan di bawah hotel tempat menginap. Namun bagi Anda yang uangnya pas-pasan seperti saya, jangan berkecil hati karena akan saya tunjukkan dimana tempat yang bisa Anda kunjungi dan barang-barang yang akan Anda dapatkan tidak kalah kualitasnya dengan yang dijual di Mall.
Pedagang Asongan dan Kaki lima

Pertimbangkan juga barang yang dibeli nantinya memang bermanfaat bagi orang yang kita kasih, karena tidak jarang oleh-oleh haji yang dibagikan akan jadi mubazir saja ketika sudah sampai ketangan sipenerima. Contohnya tasbih, peci haji sering sehabis beberapa hari sudah tidak dipakai lagi, hal ini terjadi karena kualitas barang yang kita beli kurang bagus atau mungkin di Indonesia sendiri barang-barang ini sudah banyak dijual. Oleh-oleh yang biasa dibeli oleh jamaah kita seperti : perhiasan, sajadah, tasbih, peci haji, baju gamis, baju Abaya untuk perempuan, kurma, pacar/pewarna kuku, dan yang tidak boleh lupa adalah air zamzam. Kalau mau beli peci carilah yang buatan Turkey atau Pakistan yang hand made, karena Bapak-bapak pasti menyukainya dibanding peci haji yang banyak dijual di tanah air. Kemudian kalau tasbih, beli yang dari bahan Kokka, sejenis kayu dari coklat. Tasbih Kokka atau Cincin dari kayu kokka ini produksi Mesir, kayunya harum bahkan semakin digosok akan mengkilat dan tambah harum. Harganya kalau yang asli agak mahalan, tasbih biasanya sekitar 15 riyals, bandingkan kalau tasbih biasa harganya cuma 1/2 riyal per buahnya atau yang bagusan 1 lusin ditempat grosir sekitar 10 Riyals. Tempat belanja saya batasi di Madinah dan Jeddah aja ya, karena di Mekkah sudah ngga update lagi berhubung pasar seng dan sekitarnya sudah dibongkar habis.


Di Madinah

1. Perhiasan :

Salah satu Toko Mas

Ketika saya survey beberapa lokasi saya membeli perhiasan di dekat pemakaman Baqi, lumayan ada selisih harga. Hunting harga dapat Anda lakukan di toko perhiasan yang banyak berjejer di belakang masjid Nabawi (di bawah-bawah hotel Taiba, etc), sehingga Anda bisa dapat acuan per gram nya berapa dan kalau bisa Anda juga sudah punya referensi harga emas di Indonesia, hal ini penting untuk bisa menawar harga secara wajar, karena disana terkadang buka harganya tinggi banget. Saya hanya membeli mainan kalung untuk isteri dan anak-anak perempuan saya, mainan kalung ini saya pilih yang berbentuk miniatur ka'bah dan kubah masjid Nabawi. Alasannya sederhana, bentuknya bagus, khas karena tidak ada dijual di tanah air dan harganya sesuai kantong karena hanya beberapa gram.

2. Sajadah dan Karpet/Ambal

Pilihan jenis sajadah dan karpet

Toko yang menurutku lumayan lengkap dan harganya juga standar. Sajadah disini tersedia dari berbagai product : Belgia, Turkey, Saudi Arabia, dll. Saya memilih sajadah buatan belgia karena kualitasnya bagus, lebih tebal harganya juga masih terjangkau, kalau made in Saudi kurang bagus. Tokonya kalau tidak salah ada di bawah hotel Dar Al iman atau Taiba (lihat lokasinya di denah gambar atas), seingat saya hanya ada satu toko besar yang menjual segala macam jenis sajadah di area itu. Saya membeli beberapa sajadah khusus untuk orang tua dan mertua, dimana saya mencari yang kualitasnya di atas rata-rata. Tipe sajadah ini tidak pernah saya lihat atau belum pernah nemuin dijual di Indonesia (mungkin kalau kota besar seperti Jakarta atau Surabaya ada) . Harga sajadah yang saya beli berkisar 60 Rls ~ 70 Rls.

Tugu Perjuangan sebelum diganti dengan Jam Gadang
Tugu Jam



3. Kebutuhan lainnya (baju gamis,baju Abaya, Uqal, Sorban, peci haji, tasbih, dll). Anda bisa jalan kaki dari masjid Nabawi keluar lewat gerbang pintu An-Nisa (pintu bagi jamaah perempuan atau bagian Utara masjid Nabawi), lalu menuju area monumen (ada tugu perjuangan dibelakang masjid dimana JCH sering berphoto atau tempat janjian JCH untuk bertemu, tetapi saat ini tugu perjuangan diganti oleh pemerintah Arab Saudi dengan tugu Jam).


Masjid Kecil dalam perjalanan menuju tempat grosir belanja


Nah dari area patung ini terus aja menuju ke arah hotel Hilton (melalui jalan King Fahd), nanti akan ketemu masjid kecil disebelah kiri jalan, teus aja jalan sampai ketemu perempatan jalan dengan trafic light/lampu merah. (nyeberang jalan terlihat ada hotel rawdah, lihat area ini di gbr.denah di atas). Dari sini pusat perbelanjaan sudah mulai terlihat, dan Anda sudah bisa mulai mencari barang-barang yang diinginkan.Tetapi jika menginginkan barang-barang dengan harga grosir, Anda harus menelusuri kebagian belakangnya, disana pusat kulakan dan banyak ragam barang yang bisa Anda cari dan harganya grosir (tetapi belinya minimal 1/2 lusin lho).

Salah satu toko karpet di Madinah


4. Pasar Kurma. Penjelasannya bisa dibaca di sini

Di Jeddah


Toko Ali Murah di Jeddah

Bagi yang suka Parfum, jangan diragukan lagi Jeddahlah surga untuk belanja Parfum, yang paling komplit dan murah dari beberapa sumber katanya beli di Toko Ali Murah & Amir Perfumes, bahkan pemilik toko bisa menjamin bahwa parfum2 dari Jakarta dibeli disini oleh para pramugari kita.


Berbagai jenis parfum

Anda dapat memilih berbagai jenis parfum dengan nama-nama terkenal seperti: Bulgari, Gucci, Eternity, Channel, Kenzo, Guess, dll sesuai dengan selera Anda. Kalau saya beli parfum yang ngga pakai merk terkenal tersebut, tetapi minyak wangi biasa aja seperti : Malaikat Subuh, Hajar Aswad, 1000 bunga, Kesturi (tetapi yang kesturi kurang suka). Belinya di Hilton didepan pintu King Fahd masjidil haram di Mekkah (3 botol kecil boleh 3 jenis parfum harganya 25 Rls dan dikasih gratisan 1 botol yg lebih kecil). Pavorit parfum saya adalah yang Hajar Aswad, parfum hajar aswad sering dipakai untuk membuat wangi kiswah ka'bah dan batu hajar aswad, makanya kalau kita mencium hajar aswad akan tercium aroma harum. Cuma kalau parfum hajar aswad yang asli harganya mahal, waktu itu pernah membelikan titipan teman sekitar 240 Rls.


Sabun Madu di Jeddah

Terus yang ngga boleh ketinggalan beli sabun madu. Nah..sabun ini banyak digandrungi oleh ibu-ibu, bahkan katanya kerabat yang sudah dikasih oleh-oleh sabun ini bakalan nanyain lagi kalau-kalau masih ada sisa. Sabun ini, lembut dikulit muka dan mungkin berkhasiat untuk mengencangkan kulit juga ?.Biasanya kalau ada kerabat yang berangkat umrah, kaum hawa suka nitip si sabun ini.Sabun ini sebenarnya made ini Germany dan yang asli direkomendasikan hanya di toko Ali Murah ini aja, soalnya ada yang pernah beli di Madinah ternyata Palsu, masak sih ada yang palsu he he.Toko Ali Murahnya letaknya disamping Mall Balad-Jeddah, untuk kesana bisa pakai Taksi, udah pada tahu letak toko ini.

Hitung Rupiah Anda ke Riyal


Mata uang yang digunakan sebagai alat pembayaran di Arab Saudi adalah Riyal, jadi jangan berfikir bahwa anda akan memperoleh alat tukar Dinar maupun Dirham sebagaimana yang pernah berlaku di jaman Rasulullah.
Mata uang Riyal terdiri dari beberapa nilai nominal : 1, 2, 5, 10,20,50,100, dan 500 Riyals.
Nilai yang tercantum memang kecil, tapi jika anda konversikan ke rupiah baru terlihat kalau nilainya sangat tinggi. Untuk mengenali nilai nominal mata uang Riyal tidaklah sulit, walaupun anda tidak paham akan aksara Arab karena dimata uang itu dicantumkan juga angka desimal yang menunjukkan nilai nominal uang. Kemudian anda perlu tahu juga berapa sih nilai 1 Riyal jika dikonversikan ke rupiah, minimal sebagai bahan pertimbangan Anda untuk menawar kelayakan suatu barang yang akan dibeli atau juga pertimbangan apakah Anda akan menukar rupiah/dollar di tanah air atau di tanah suci.


Kenapa saya infokan soal kurs ini, tidak lain dari pengalaman saya menukar rupiah di tanah suci lebih untung dibanding di tanah air. Lumayan anda dapat menghemat sebesar +/- Rp 500 untuk setiap 1 Riyal. Lagian anda kan sudah dapat uang Living Cost yang anda terima dalam bentuk riyal yaitu sebesar 1500 Riyal. Sebenarnya uang ini lebih dari cukup untuk biaya hidup anda selama di tanah suci, pengalaman aku pada Haji 1427 H dengan uang segitu aku sudah bisa bayar Dam Tamattu dan bawa oleh-oleh seperti Al Qur'an, Sajadah ada 5 buah dengan kualitas bagus, tasbih, peci haji, kurma, dan lain-lain dalam jumlah cukup. Anda sebenarnya bisa berhitung rata-rata makan anda satu kali paling besar 10 Riyal dengan nilai 10 Riyal anda sudah mendapatkan menu yang layak (plus buah), apalagi jika anda berdua suami-isteri. Anggap dalam satru hari 30 Riyal, anda kalikan 30, maka untuk makan baru 900 riyal, kemudian Dam Tamattu 250 Riyal (sdh termasuk bonus ziarah), maka anda baru menghabiskan 1150 Riyal. Berarti masih ada sisa uang living cost anda sebesar 350 Riyal. Lain cerita jika anda ingin membeli souvenir yang aneh-aneh, perhiasan, ambal, ceret kuning, dll. Berapapun uang yang anda bawa akan habis.

Nah..jika anda punya keinginanan untuk menukar uang, maka disana sangat mudah anda temui Money Changer sebagaimana kalau di Palembang anda melihat warung yang jual mpek-mpek. sangat mudah dan aman dan nilai tukarnya transparan. Untuk itu anda cukup bawa uang rupiah dengan nominal 100 ribuan aja, dan pengalamanku bawa dollar amerika nilainya justru kurang bagus disana. Lebih tinggi harga jual rupiah dibanding dollar.
Software online yang dapat dimanfaatkan bisa coba, disini dimana tampilannya seperti gambar di bawah ini;


Friday, October 16, 2009

Berburu Kaos Kaki Wool Turkey


Kaos Kaki Lucu

Benda yang satu ini terkadang luput dari perhatian JCH. Kelihatannya sepele, tetapi ketika sudah berada di tanah suci maka benda kecil ini ternyata banyak dibutuhkan oleh JCH khususnya ketika menghadapi musim dingin di Madinah.


Kaos kaki haji yang biasa dipromosikan oleh penjual perlengkapan haji seperti belum memenuhi standar untuk mengatasi dinginnya cuaca di sana.Karena kaos kaki yang ditawarkan hanya bersifat memenuhi check list perlengkapan haji saja, namun dari sisi fungsi Anda harus berpikir kembali. Harganya sih memang murah, tetapi seharusnya bukan masalah harga yang jadi acuan. Terkadang saya senyum-senyum aja melihat JCH ketika di tanah suci, dimana pakaian yang digunakan sudah lusuh-lusuh malah ada yang pergi ke masjid masih menggunakan pakaian tidur, perlengkapan pendukung seperti kaos kaki, masker, dan lain-lain juga kurang menjadi perhatian. Herannya ketika akan berangkat dan pulang haji, mereka bisa mengadakan pesta besar-besaran dengan nama Walimatussafar yang biayanya tidak sedikit. Dan lucunya lagi, ketika akan pulang ke tanah air terjadi pemandangan yang menurutku aneh, di Jeddah semua jamaah sudah mulai menyiapkan pakaian-pakaian baru dengan nuansa timur tengah, yang laki-laki pakai jubah mirip syekh Puji (yang lagi populer) plus sorban layaknya orang-orang di Arab Saudi. Yang ibu-ibu juga tak kalah ketinggalan, mulai tampil dengan pakaian putih berkerudung rame, pakai pacar ditangan, dan tak lupa melengkapi diri dengan berbagai acessories seperti pernik-pernik gelang dsb. Kenapa, saya bilang lucu..dan aneh ya iyalah..ketika akan sujud dihadapan Allah di dua masjid yang diagungkan tidak pernah berpenampilan yang indah-indah tetapi ketika akan dilihat orang sekampung mereka pada bersolek luar biasa. Bagaimana mungkin, lebih senang bersolek untuk manusia ketimbang Allah Sang Maha pencipta. Berhati-hatilah jangan sampai Anda menjadi bagian dari ritual haji seperti ini, jangan setelah bersusah payah menyelesaikan segala prosesi haji di tanah suci, Anda akan masuk kedalam perangkap syaiton yang menjadikan Anda orang yang riya'.Lho..koq jadi ngelantur..bukankah judulnya tentang Kaos kaki..

Ohh iya, begini, kaos kaki haji yang dibeli di tanah abang, walaupun tebal (biasanya warna selalu putih) tetapi bahannya lebih banyak Nylon. bahan ini kurang bagus untuk kesehatan kaki, kemudian kurang mampu untuk menahan dingin. Aku sarankan belilah kaos kaki dengan bahan wool, tidak perlu yang berwarna putih (mayoritas bahan dari wool jarang yg putih), biasanya dijual di toko perlengkapan musim dingin. Untuk kaum hawa, malah banyak pilihan kaos kaki yang lucu-lucu, contohnya gambar di atas. Jadi disamping menggunakan kaos kaki (seperti kaos kaki wudhu), Anda bisa menambahkan dengan memakai lagi kaos kaki wool. Kalau sudah ditanah suci, Anda bisa cari kaos kaki yang dirajut dengan benang wool bentuknya seperti khuf untuk perempuan. Kaos kaki ini banyak dijual oleh jamaah asal Turkey.

Pedagang kaki lima di sekitar tenda di Mina

Coba aja kalau jalan dikaki lima biasanya ada (tapi kalau di Madinah setahu aku tidak ada). Atau ketika Anda berada di Mina cobalah sambil jalan-jalan disekitar tenda, biasanya banyak yang jual. Jamaah kita, khususnya Ibu-ibu biasanya selalu berburu kaos kaki dari Turkey ini, baik untuk dipakai disana atau untuk oleh-oleh bahkan koleksi. Cara mendapatkannya bisa dengan beli atau dengan tukar souvenir ke jamaahnya, pokoknya asal dapat. Harga kaos kaki ini 1 pasangnya berkisar 10 sampai 15 Rls. Isteriku dapat ngoleksi 3 pasang.



Kaos Kaki, made in Turkey


Di Indonesia, ada juga yang jual kaos kaki seperti ini cuma buatan Korea setahuku, bahan dan bentuknya mirip. Contohnya gbr berikut.


Kaos Kaki, made in Korea

Untuk pria, bisa cari kaos kaki dengan bahan wool (domba) coba cari aja di Pasar pagi mangga dua Jakarta harganya yang tebal berkisar 50 ribuan. Dengan perlengkapan yang memadai untuk mengatasi musim dingin, maka akan membantu khusu'nya ibadah Anda. Jangan sampai karena masalah kecil seperti ini, kosentrasi Anda untuk khusu' dalam sholat menjadi terganggu karena harus menahan dinginnya udara disana.

Khuf


Selain kaos kaki berbahan baku wool di atas, Anda bisa cari alternatif lain dengan memakai Khuf. Usahakan yang terbuat dari kulit. Khuf ini biasa digunakan semasa Rasululullah SAW, dan pengalamanuku pakai khuf, enak cukup bisa diandalkan untuk melawan udara dingin. Dulu aku beli khuf di sana yang bahan kulit asli di Mall Bin Dawood, seharga 30 Rls (ada untuk pria dan wanita, kalau untuk pria bentuknya seperti sepatu boot kalau yg wanita seperti contoh kaos kaki di atas/yg kembang-kembang).


Suasana pedagang kaki lima di Mina



Selama di Mina, Anda bisa memanfaatkan waktu luang dengan berjalan-jalan disekitar tenda, mungkin ada pernak-pernik yang menarik hati untuk dijadikan cindera mata.

Selamat hunting (Berburu Kaos Kaki Wool, made in Turkey), cari perlengkapan lagi ya..

Thursday, October 15, 2009

Amazing, suasana di dalam Ka'bah

Bagian-bagian Ka'bah

Penunjuk Tanda dimulainya Tawaf

Jamaah Haji dan Umrah yang datang ke Baitullah tentunya mengenal seluk beluk Ka'bah dari sisi luar, tetapi tidak ada satupun JCH yang bisa mengetahui bagaimana sebenarnya isi di dalam Ka'bah itu sendiri. Untuk masuk kedalam Ka'bah bukanlah perkara yang mudah, kecuali Anda sebagai tamu kehormatan, paling tidak seorang kepala negara muslim, maka mungkin keinginan tersebut bisa jadi impian untuk melihat bagaimana isi dari Ka'bah bisa terwujud.
Di Youtube, saat ini rekaman video yang menggambarkan ruangan di dalam Ka'bah bisa Anda lihat. . Banyak kalangan yang meyakini kebenaran video ini. Jika Anda ingin mendownload filenya, saya bantu Anda mengambilnya dari situs youtube (karena saat ini sulit untuk mendownload file dari youtube). Penasaran akan isi Ka'bah silahkan Unduh filenya disini
Pintu Ka'bah Terbuka
Menurut beberapa keterangan video tersebut asli menggambarkan situasi di dalam ka'bah (Berhala yang ada sudah sejak jaman nabi Ibrahim as dihancurkan), ini bisa dilihat juga dari cahaya yang terpantul dari cat didalam ruangan dibandingkan dengan photo pada saat pintu Ka'bah dibuka. Wallahu a'lam.

Tuesday, October 13, 2009

Butuh Peta Lokasi di Tanah Suci...?

Postingan kali ini adalah tentang Map (Peta) lokasi yang ada di Arab Saudi, khususnya : Mekkah (peta lokasi makhtab/penginapan), Madinah, Arafah, dan Mina (peta lokasi tenda di Mina).

1. PETA KOTA MEKKAH

Peta Mekkah City

File dapat diunduh di sini

Peta Kota Mekkah ver-1
File dapat diunduh di sini

Peta kota Mekkah ver-2

File dapat diunduh di sini

Pada peta kota Mekkah ver-3, Anda bisa melihat nama-nama pintu Masjidil Haram. Di bawah ini adalah peta lokasi penempatan jamaah haji di daerah Mekkah. Nama lokasi penempatan ditulis menggunakan warna hijau.

Peta Lokasi penempatan JCH di Mekkah

File dapat diunduh di sini

2. PETA KOTA MADINAH

Peta Kota Madinah City

File dapat diunduh di sini

Peta Kota Madinah ver-1

File dapat diunduh di sini


Peta Kota Madinah ver-2

File dapat diunduh di sini


3. PETA LOKASI ARAFAH

File dapat diunduh di sini

4. PETA LOKASI TENDA DI MINA


File dapat diunduh di sini

Tenda-tenda di Mina ini sudah dipasang secara permanen sehingga peta lokasi penempatan JCH dari tahun ke tahun hampir tidak mengalami perubahan. Nomor tendapun tetap, sehingga yang menempatinya aja yang berubah setiap tahun disamping memang jamaahnya tidak sama juga penempatan berdasarkan hasil qurah / undian. Tetapi yang pasti jatah tenda untuk setiap negara hampir sama disesuaikan dengan quota masing-masing negara. Jika Anda kesulitan bagaimana cara membaca peta lokasi tenda di Mina ini, Anda bisa baca penjelasan sebelumnya di link ini.