Thursday, July 29, 2010

Perjalanan Umrah ala Backpacker


Perjalanan Umrah ala backpacker, mungkin Anda dibuat bingung akan istilah ini. Istilah backpacker sendiri sudah populer dikalangan pecinta jalan-jalan atau penghobi travelling yang biasanya dilakukan anak muda untuk menghemat biaya. Biasanya kita sering mendengar umrah mandiri, nah bagi saya umrah mandiri tidak jauh berbeda dengan yang saya sebut sebagai Umrah ala Backpacker karena semua hal dari persiapan, akomodasi, sampai pelaksanaan ibadah kitalah penentunya bukan biro perjalanan umrah atau haji. Dengan terus melambungnya biaya perjalanan ibadah umrah yang ditetapkan oleh biro perjalanan haji dan umrah, maka tidak ada salahnya Anda mencoba cara ini untuk menghemat biaya perjalanan umrah Anda. Untuk mewujudkan hal ini tentunya Anda harus memiliki keberanian dan persiapan yang matang dengan mencari informasi sebanyak-banyaknya.

Persiapan yang diperlukan :
  1. NPWP, buatlah NPWP di kantor pajak (gratis) karena jika Anda tidak punya NPWP maka pada saat keberangkatan Anda harus membayar fiskal.

  2. Passpor hijau, buatlah jauh-jauh hari melalui jalur resmi sehingga menghemat total biaya perjalanan umrah Anda. Kalau passpor hijau Anda masih berlaku maka pastikan masa berlakunya tidak kurang dari 7 bulan dihitung dari waktu keberangkatan.

  3. Pasphoto (80% tampak wajah)

  4. Tiket, Visa, carilah informasi ke agent perjalanan dan mintalah waktu-waktu promosi tiket penerbangan ke Jeddah. Coba tanyakan juga voucher hotel yang bisa disediakan oleh agent, kemudian mintalah Agent sekalian untuk menguruskan visa agar lebih mudah. Kalau ada penerbangan JKT - Madinah langsung lebih baik,karena kalau turun di Jeddah kudu naik Bus lama lagi perjalanan ke Madinahnya, kecuali langsung ke Mekkah jaraknya dekat paling 45 menit sudah sampai.

  5. Reservasi hotel dan transportasi, untuk penginapan atau hotel bisa juga ditanyakan ke travel agent biasanya dia punya referensi (bintang 1,2 dan 3 biasanya sekelas hotel melati di kita). Kalau mau murni kayak backpacker, bisa siapkan kantong tidur nanti tidurnya dipinggir masjidil harom atau kalau tidak ada kantong tidur masuk aja di dalam masjid karena saya banyak melihat jamaah yang melakukan hal ini terutama jamaah dari India dan Pakistan. Hati-hati terhadap barang bawaan karena banyak juga pencuri disana. Tetapi reservasi bisa juga minta bantuan mukimin yang ada di Arab Saudi, saya dapat contact person (info dari Bapak Ade Sanjaya/ Abou Azeem yang punya pengalaman umrah mandiri dari Doha) yang biasa dipakai oleh para jamaah haji atau umrah mandiri. Namanya Bpk. Pahli nomor telponnya +966507657094 . Beliau menyediakan jasa rental mobil atau bisa disewa (taksi kedatangan, taksi harian dan taksi jiarah ...terserah keinginan kita). Dia juga bisa membantu mencarikan hotel sesuai dengan budget kita (dan utk mencari hotel dia cuma menolong aja). Jasa lain adalah Catering (sarapan , makan siang, dan makan malam diantar berdasarkan pesanan jam yang diinginkan). Tetapi kalau dari pengalamannya Bunda , dia menggunakan jasa bus SAPTCO (Saudi Arabia Public Transport Co.) dari dan ke bandara, semacam layanan Bus Damri kalau di Indonesia. Layanannya baik dan tarifnya juga murah sekitar 30 sampai 50 Rls. Kendaraan lain (taxi) lain juga banyak, cuma dari beberapa pengalaman orang-orang yang menggunakan jasa taxi beginian, sopirnya suka nakal dimana diperjalanan sering meminta uang tambahan dan kalau tidak diberi dia tidak segan-segan menurunkan penumpang dijalan. (tips nya kalau kejadian begini katanya telpon aja embassy/kedutaan besar dan catat nopol taxinya,si sopir pasti takut. Tapi ini pengalaman orang lain loh..saya belum pernah karena baru mau mencoba perjalanan umrah mandiri ini, Insya Allah.
  6. under construction..ntar dilanjutkan lagi


Anda bisa membaca pengalaman umrah mandiri dari blog bunda ini dan bisa bertanya banyak hal tentang cara umrah mandiri. Insya Allah saya sedang menyiapkan perjalanan ala backpacker sebentar lagi, dan tentunya akan saya sharing ke Anda pengalaman yang akan didapat,do'akan aja ya semoga Allah melapangkan rezeki dan segera mengabulkannya.

7 comments:

Santoso said...

Alhamdulillah, terima kasih atas sharing ilmunya, kami memang merencanakan umrah dan umrah mandiri termasuk salah satu alternatif. Maklum setelah mengikuti perjalanan haji 1429 H. kami merasa kurang puas beribadah karena keterbatasan waktu para pembimbing.
Kami tunggu pengalaman berikutnya, billahi taufiq wal hidayah, wassalaam.
Keluarga Item di Bandung

doni said...

assalamu'alaikum
mohon diupdate informasinya, sy jg tertarik dgn umroh backpacker ini

Alfatih SMG said...

alhamdulillah.... barangkali ada bapak/ibu yang menghendaki umroh backpacker, kami menyediakan tiket murah...
monggo klik www.alfatihsemarang.com
(harga murah disamakan dengan booking group)

TIENSCORE said...

Boleh minta tolong nama travel agen yang ngurus visanya? terima kasih

umroh alhabsyi said...

Kami menyediakan Jasa pengurusan visa umroh khusus untuk jamaah backpacker individu maupun rombongan. klik JASA VISA UMROH

aba h said...
This comment has been removed by the author.
aba h said...

Umroh Backpacker dec 2014 dan 2015
Sekarang Arab Saudi perkenal sistem baru bagi musim haji tahun baharu ini selepas musim haji yag lepas.

1. Biometric
Beberapa hari sebelum musim visa umroh di buka iaitu 1 safar, bakal jemaah di kejutkan dgn pengenalan biometric sehinggakan beberapa negara cuba baikot termasuklan Indonesia.
akhirnya Arab Saudi mengabaikan masalah ini tanpa apa-apa keputusan.

2. Contract rate
Perkara kedua di perkenalkan yang telah mengejutkan ialah pengenalan contract rate atau juga di kenali sebagai tasneef.
sistem ini menghendaki permohonan kelulusan visa melalui MOFA iaitu mussasah dan hotel yang sama lain. Keluarga raja Arab yg memiliki hotel besar telah memperkenalkan sistem ini kerana tidak mahu kehilangan pelanggan jemaah umroh kepada hotel yang bukan dalam senarai tasneef mereka. Dengan kata lain mereka nak bolot semua perniagaan dalam amalan ibadah umroh.
Ekoran perlaksanaan sistem ini ialah kepada para jemaah yang memilih back paker. Kelulusa mofa tidak di perolehi jika tidak ambil hotel dalam katogari sama dengan muassasah mereka. Kedua jika kita tempah hotel yg tidak termasuk dalam kategori ini akan menjadi masalah besar.
kepada bakal jemaah backpacker, saya seru supaya ambil hotel melalui perusahaan permohonan visa untuk elak masalah ini.

Dalam kumpulan telegram group bacpacker saya sedang menghadapi masalah ini dengan serius. Group telegram saya pada mula mendapat sambutan menggalakkan sehingga terpaksa buka sampai group ke 3 dalam masa 3 bulan saja. Setiap group boleh muat 200 ahli.
Group ini tidak anjurkan umrah, kita bincang dan bertukar pengalaman bagi yang dah pernah buat umraoh cara backpacker dengan perserta yang akan melakukan umroh cara backapcker. Masalah ini sangat ketara bagi yang sudah beli tiket pesawat dan sudah buat tempahan hotel, sehingga ke saat komen ini di buat, masih ada beberapa kumpulan kecil keluarga yang masih belum ada kelulusan mofa sedangkan masa untuk berangkat sudah hampir tiba (11 dec).
Bagi yang memilih feb2015 dan ke atas masih ada masa untuk mengikuti perubahan peraturan KSA yang kurang temadun ini.

Saya secara peribadi mendoakan suatu masa Arab Saudi yang sangat malas dan tidak bertemadun ini akan di tadbir dan di uruskan oleh orang Asia terutamanya dari Indonesia dan Malaysia yang sekarang ini sudah ramai di sana.

Terima kasih kerana sudi membaca coretan ini.

PS. Mana pembaca yang ingin menyertai group telegram boleh menghantar mesej melalui telegram ke no +6011126150809.

Terima kasih